MANADO, MSN
Kenyamanan kontestasi pemilihan umum (pemilu) 2024 di Kota Manado mulai terusik. Perusakan baliho pencalonan yang semakin marak jadi penyebab.
Seperti yang terjadi di lorong perkuburan Bantik Malalayang, Kecamatan Malalayang. Seluruh baliho yang terpasang dirobek. Satu baliho hampir tak tersisa dan yang satunya lagi bagian namanya tak bisa dibaca lagi karena sudah dirobek.
Informasi yang didapat dari warga setempat ketika ditemui mengaku perusakan baliho para caleg itu sudah terjadi sejak beberapa pekan. Dirinya tidak tahu siapa pelakunya. “Sudah terjadi beberapa minggu ini,” ujar Dikson warga setempat.
Dia menjelaskan, pelakunya tidak tahu karena ketika siang hari sudah terlihat baliho-baliho tersebut dalam keadaan rusak. “Jadi mungkin kejadian tengah malam bahkan subuh,” ucapnya.
Dari pengakuan Eddy tukang ojek yang mangkal di jalan parigi tujuh Malalayang menyampaikan, sepertinya peristiwa pengrusakan terjadi pada malam hari.
“Mungkin tengah malam saat lagi sepi aktivitas warga. Karena jika siang hari jalan ini cukup ramai dan pasti terlihat oleh orang lain,” ungkapnya, sembari menambahkan kejadian ini sudah beberapa minggu.
Sementara itu, perusakan baliho terjadi bukan hanya di Malalayang saja namun di beberapa titik yang ada di Kota Manado. Seperti di pertigaan jalan Kairagi dekat Giant yang salah satu baliho caleg dirusak dengan tulisan-tulisan yang negatif. Begitu pula yang ada di Kecamatan Wenang baliho salah satu caleg rusak pada bagian wajah. (AOAT)













