MANADO, MSN
Target pendapatan daerah yang diberikan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dikritisi. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Julius Jems Tuuk, menyatakan tidak setuju.
Menurut Jems Tuuk, di sisi lain roh dari pengelolaan kesehatan adalah rakyat harus sehat namun di sisi yang lain rumah sakit itu diberikan target untuk pendapatan daerah. “Kalau dirubah dia punya target, diubahnya begini, target pelayanan kesehatan rumah sakit pemerintah harus nomor satu di Sulut,” ungkap Tuuk, saat pembahasan Badan Anggaran DPRD Sulut dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Kamis (9/11/2023).
Dengan demikian baginya, jika pelayanan Kesehatan rumah sakit pemerintah sangat baik maka secara otomatis walaupun hanya sedikit orang sakit, tapi pasti akan datang di RS pemerintah karena pelayanannya jadi bagus. “Pasti masyarakat datang berobat di RS pemerintah. Jems Tuuk tidak setuju RS diberi target PAD (Pendapatan Asli Daerah). Kalau target pelayanan keshatan itu bagus. Paradigma membangun kesehatan tidak dalam tinjauan memberikan PAD kepada direkturdirektur rumah sakit,” tuturnya. (AOAT)













