MANADO, MSN
Peruntukkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) diangkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Wakil rakyat Gedung Cengkih mendesak agar itu diberikan kepada masyrakat dengan kategori miskin ekstrim di bumi Nyiur Melambai.
Hal itu diangkap personil Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kelompok Kerja (Pokja) 2, Amir Liputo. Dalam pembahasan antara Pansus dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Sulut, Senin (29/4/2024), Liputo mengusulkan agar dana CSR dari bank ‘plat merah’ tersebut baiknya diberikan kepada rakyat yang miskin ekstrim. “Kami Pokja 2 mengusulkan ke depan, agar pemegang saham mayoritas dapat mengusulkan ke rapat pemegang saham untuk CSR BSG itu lebih fokus menangani masyarakat miskin ekstrem,” tuturnya.
Menurutnya, kalau CSR ini difokuskan untuk masyarakat yang miskin ekstrem maka Sulut akan terbebas dari ketegori masyarakat miskin ekstrem. “Contoh Manado ada 400 lebih miskin ekstrem, saya kira kalau itu sekali digelontorkan CSR dari Bank Sulut, saya kira langsung berubah miskin ekstremnya,” ujarnya.
Selain itu, ini juga akan membantu dana pemerintah daerah dalam hal menangani persoalan masyarakat yang miskin ekstrem. Apalagi menurutnya, dana CSR itu terbagi sesuai saham masing-masing daerah. “Karena CSR itu dibagi berdasarkan saham masing-masing kabupaten kota,” tuturnya. (aoat)













