Example floating
Example floating
Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Dorong Inovasi dan SDM Unggul melalui Sosialisasi Kelitbangan

60
×

Pemkot Kotamobagu Dorong Inovasi dan SDM Unggul melalui Sosialisasi Kelitbangan

Sebarkan artikel ini

Kotamobagu, MSN – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Bappelitbangda menggelar sosialisasi dan diseminasi hasil kelitbangan, Kamis (27/11/2025), di ruang rapat Bappelitbangda Kota Kotamobagu. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu, Adnan Massinae.

Kegiatan ini bertujuan memperoleh masukan strategis dalam mewujudkan misi daerah, khususnya mendorong inovasi dan pengembangan SDM dengan fokus pada peningkatan akses dan mutu pendidikan serta pengembangan SDM unggul melalui bantuan pendidikan dan beasiswa.

Adnan Massinae menekankan pentingnya pembangunan SDM yang unggul sebagai kunci peningkatan daya saing daerah. “Kita perlu membangun kolaborasi riset dan inovasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media untuk meningkatkan efektivitas pembangunan dan menjawab tantangan permasalahan daerah, salah satunya SDM,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Bappelitbangda menggandeng Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra narasumber.

Prof. Dr. Lukman Laliyo, akademisi dan guru besar UNG, memaparkan materi tentang pendanaan riset, menekankan pentingnya membangun ekosistem riset di daerah melalui kolaborasi pemerintah, kampus, LSM, dan organisasi kemasyarakatan. Ia juga menekankan pengembangan kapasitas peneliti dalam menyusun proposal hibah untuk program pendanaan riset sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM.

Sementara itu, Dr. Herie Saksono, Peneliti Ahli Utama BRIN, menyampaikan materi mengenai sinergi dan tata kelola ekosistem inovasi untuk pembangunan berkualitas dan berkelanjutan. Herie menekankan bahwa pencapaian visi Kepala Daerah membutuhkan kolaborasi inklusif untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan kesejahteraan sosial.

“Indeks Pembangunan Manusia Kotamobagu cukup tinggi, yaitu 75,27 poin. Namun, masih terjadi kesenjangan kualitas SDM akibat permasalahan stunting, kualitas guru, dan tenaga medis yang belum merata serta tingkat sertifikasi yang rendah,” jelas Herie.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan seluruh OPD Pemkot Kotamobagu, perguruan tinggi, akademisi, serta lurah dan sangadi se-Kota Kotamobagu, sebagai bagian dari upaya bersama membangun ekosistem riset dan inovasi yang mendukung kemajuan SDM dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (endar yahya)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *