KOTAMOBAGU , MSN— Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga melalui program pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), layanan tersebut kembali digelar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kegiatan pelayanan KB gratis kali ini dilaksanakan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (21/10/2025). Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang memanfaatkan layanan tersebut.
Kepala Dinas PPKB Kota Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana, Meliana Baderan, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap program KB gratis masih tergolong tinggi, khususnya untuk metode kontrasepsi jangka panjang.
“Pada pelaksanaan hari ini tercatat sebanyak 43 akseptor yang mengikuti layanan KB. Rinciannya, 30 akseptor menggunakan metode implant, 10 akseptor pil, dan 3 akseptor suntik,” ungkap Meliana.
Ia menjelaskan, program pelayanan KB gratis ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mengatur jarak kelahiran, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Melalui program ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat,” ujarnya.
Meliana menambahkan, pelayanan KB gratis tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi. Kegiatan serupa akan kembali digelar pada hari berikutnya di Klinik Ni Nyoman Sawitri, Kelurahan Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur.
“Program ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, agar semakin banyak masyarakat yang terjangkau layanan KB,” pungkasnya.
Melalui pelayanan KB gratis ini, Pemkot Kotamobagu berharap dapat meningkatkan kepesertaan ber-KB, baik dengan menjaring akseptor baru maupun mempertahankan akseptor aktif, sebagai bagian dari upaya pengendalian penduduk dan peningkatan kesejahteraan keluarga di daerah. (endar yahya)













