Kotamobagu, MSN — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali menggelar Lomba Inovasi Daerah Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 sebagai upaya mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efisien, efektif, dan inovatif. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) ini resmi disosialisasikan pada Rabu (8/10/2025).
Sosialisasi yang berlangsung di Aula Bapelitbangda Kota Kotamobagu tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pelaksanaan IGA 2025. Kegiatan ini bertujuan mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan solutif dari perangkat daerah maupun masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Asisten II Pemkot Kotamobagu, Adnan Massinae, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan IGA tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak hanya melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga dibuka secara umum bagi masyarakat.
“Kami melibatkan partisipasi masyarakat agar pelaksanaan IGA bisa menjadi wadah bersama dalam mengawasi dan mengontrol jalannya pemerintahan, sekaligus mendorong lahirnya solusi atas berbagai persoalan daerah,” ujar Adnan.
Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bapelitbangda Kota Kotamobagu, Liskawati Mokodompit, menjelaskan bahwa setelah sosialisasi, tahapan pelaksanaan IGA 2025 akan dilanjutkan dengan pendaftaran proposal inovasi peserta yang dibuka mulai 8 Oktober hingga 28 November 2025.
Menurut Liskawati, lomba IGA yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 2020 tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan daya saing daerah.
“Tahun ini, total hadiah yang disiapkan sebesar Rp27 juta bagi para pemenang dari kategori Perangkat Daerah dan Masyarakat. Ini merupakan bentuk apresiasi atas ide-ide inovatif yang mendukung visi Kota Kotamobagu sebagai daerah yang bersahabat, berkemajuan, sejahtera, berbudaya, dan inovatif,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan IGA 2025, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap inovasi tidak hanya menjadi program, tetapi juga budaya kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (endar yahya)













