TONDANO, MSN
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Tondano ditutup dengan aksi nyata mendukung program pemerintah berupa penanaman bahan dapur, seperti cabai (rica). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru sebagai bentuk edukasi ketahanan pangan dan kemandirian.
Kepala SMK Negeri 1 Tondano, Maxi M. Tulung, S.Pd., menegaskan bahwa gerakan menanam ini sejalan dengan pencanangan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. “Setiap guru dan siswa wajib menanam. Ini adalah langkah kecil untuk membangun kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).
Selain kegiatan penanaman, Maxi juga menyampaikan bahwa SMK Negeri 1 Tondano kini memiliki jurusan Pemasaran (baru), Pengembangan Perangkat Lunak dan Game, Layanan Kesehatan, Teknologi Farmasi, Desain Komunikasi Visual, Busana, Perhotelan, Kuliner, serta Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis.
Berdasarkan pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2025, pelaksanaan MPLS di SMK Negeri 1 Tondano mengikuti struktur berikut:
Hari Pertama: Pengenalan Lingkungan Sekolah. Hari Kedua: Penguatan Karakter & Kreativitas. Hari Ketiga: Aksi Lingkungan & Penutupan.
Kegiatan MPLS tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan sekolah, tetapi juga mengedukasi siswa tentang ketahanan pangan, kreativitas, dan kolaborasi. “Kami ingin siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga peka terhadap lingkungan dan siap berkontribusi untuk masyarakat,” tambah Maxi.
Dengan ditutupnya MPLS 2025, diharapkan siswa SMK Negeri 1 Tondano dapat memulai tahun ajaran dengan semangat baru, siap mengembangkan potensi di bidang kejuruan masing-masing. (sonny dinar)













