TOMOHON, MSN
SMKN 1 Tomohon menggelar ibadah syukur penamatan siswa-siswi kelas XII angkatan ke-17 tahun 2026 dengan tajuk “Beriman, Berilmu, Berkarakter, Berkarya”. Acara berlangsung di Aula Paroki Bunda Hati Kudus Woloan, Senin (11/5/2026). Sekolah ini meluluskan 130 siswa atau 100 persen dari total peserta didik.
Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Tomohon Minahasa, Fredi Kumeang, S.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi para siswa yang telah menempuh pendidikan selama tiga tahun di SMKN 1 Tomohon. Ia menyebutkan bahwa pilihan untuk bersekolah di SMK tersebut merupakan pilihan terbaik. Selama tiga tahun, siswa telah melewati berbagai pengalaman, mulai dari menerima pelajaran, mengerjakan tugas, hingga berinteraksi dengan guru dan wali kelas yang memiliki beragam karakter.

Orang tua dan guru, menurutnya, tentu bangga melihat kelulusan ini. Ia mendorong para lulusan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi jika memungkinkan, karena hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Sebagai lulusan STM Negeri 1 Manado 33 tahun lalu, ia berbagi motivasi bahwa kerja keras akan membuahkan hasil.
Kacabdin juga menekankan keunggulan SMK yang membekali siswa dengan keterampilan. “Dengan keahlian yang dimiliki, lulusan dapat langsung bekerja atau membuka usaha. Contohnya jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik yang mampu memasang instalasi listrik dengan nilai ekonomis,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para lulusan tetap berdoa kepada Tuhan dalam setiap langkah, baik melanjutkan studi maupun mencari pekerjaan, karena kesuksesan sejati tidak lepas dari doa dan kerja keras.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tomohon, Bastian Turambi, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada orang tua wali yang telah mempercayakan putra-putrinya. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga kependidikan yang telah mendidik dengan sabar. “Kepada para lulusan, untuk menyimpan kenangan, menjaga almamater, dan menunjukkan karakter baik di mana pun berada. Ia juga memohon maaf jika selama proses pendidikan ada hal yang kurang berkenan,” pesannya. (sonny dinar)













