TOMOHON, MSN
Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Kristen 2 Tomohon tengah menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 232 siswa baru Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (9/7) hingga Jumat (11/7), dengan beragam materi sesuai arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Sekolah, Drs. Novrie Sumampouw, memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan visi, misi, dan budaya sekolah. “Selain itu, siswa juga mendapatkan materi literasi digital dari BNI 46 Cabang Tomohon, pemilihan calon ketua OSIS, serta eksplorasi lingkungan sekolah melalui Jelajah Kampus SMK,” kata Novrie, Jumat (11/7/2025).
Hari Pertama: Pembukaan dan Pengenalan Lingkungan.
Kegiatan diawali dengan Pagi Ceria yang meliputi ibadah pagi dan Senam Anak Indonesia Hebat. Siswa kemudian dibekali materi Pengenalan Dunia Kerja dan Industri, kegiatan kesiswaan (OSIS, MPK, Kepanduan, Ekstrakurikuler), serta budaya hidup sehat dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Hari Kedua: Penguatan Karakter dan Keterampilan Sosial.
Di hari kedua, siswa kembali mengikuti Pagi Ceria sebelum mendapatkan materi Pengenalan Dunia Kerja oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang HUMAS. Waka Kesiswaan memaparkan program OSIS, MPK, dan ekstrakurikuler, sementara KAPROG/KAJUR Ekkolistio Suandi, M.Pd dan Desmi Manembu, S.Kep.N.S membahas K3. Siswa juga berkesempatan berinteraksi dengan guru dan sesama peserta didik.
Hari Ketiga: Pencegahan Bullying dan Motivasi Belajar
BK dan guru agama memberikan pemahaman tentang etika pergaulan serta pencegahan bullying dan kekerasan di sekolah. Waka Kurikulum mengajak siswa memahami 8 Dimensi Profil Lulusan serta cara belajar efektif. Pembina OSIS juga menyampaikan tata tertib sekolah, sementara panitia dan OSIS membahas penggunaan internet dan media sosial yang sehat.
Hari Keempat: Pelatihan Ketarunaan dan Pengembangan Bakat
Koramil hadir memberikan materi ketarunaan, diikuti pengenalan sarana prasarana sekolah oleh Waka Sarpras. Siswa juga menampilkan bakat dan minat mereka dalam sesi khusus yang difasilitasi panitia.
Hari Kelima: Penutupan dengan Aksi Nyata
Di hari terakhir, siswa melakukan kerja bakti di lingkungan sekolah sebagai bentuk pengabdian masyarakat. David Tumurang, S.Pd memberikan sosialisasi bahaya judi online dan NAPZA. Kegiatan ditutup dengan Capacity Building oleh BK/OSIS dan pembiasaan gerakan 7 KAIH.
Terpantau, MPLS tahun ini berjalan lancar, memberikan fondasi kuat bagi siswa baru untuk memulai pembelajaran di SMKS Kristen 2 Tomohon. (sonny dinar)













