MANADO, MSN
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara (Sulut), di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menyelenggarakan kegiatan “Konsolidasi Daerah Provinsi Sulawesi Utara: Pendampingan Penganggaran Pemda (Pemerintah Daerah) untuk Penerapan SPM (Standar Pelayanan Minimal) Pendidikan” selama dua hari (Jumat-Sabtu, 4-5 Juli 2025) di Luwansa Hotel, Manado.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemberian “Apresiasi Lomba Semarak Anak Indonesia Hebat” dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2025. Acara ini terselenggara berkat dukungan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) serta sponsor dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut.
Dukungan Bank Indonesia untuk Pendidikan Sulut
Joko Supratikto, Kepala Perwakilan BI Sulut, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BPMP dan Dikda Sulut dalam penyelenggaraan lomba tersebut. “Bank Indonesia siap mendukung pengembangan pendidikan di Sulawesi Utara, khususnya dalam penguatan sistem pembayaran tunai dan non-tunai,” ujarnya, Sabtu (57/2025).
Ia menekankan pentingnya edukasi keuangan, seperti penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan cara mengenali uang palsu. “Kami membuka kolaborasi lebih luas dengan dunia pendidikan agar pesan-pesan keuangan dapat disampaikan secara efektif,” tambahnya.
Apresiasi Pemprov Sulut untuk Talenta Muda
DR. Femmy Suluh, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, mengapresiasi terselenggaranya lomba ini sebagai langkah strategis dalam mengembangkan bakat anak-anak Sulut. “Ini adalah kesempatan emas bagi talenta terbaik Sulut untuk bersaing secara sehat dan menjadi calon pemimpin masa depan,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut dengan partisipasi lebih luas. “Prestasi dalam lomba seperti ini bisa menjadi nilai tambah bagi siswa, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun dalam pengembangan diri,” tegas Femmy.
Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas
Febry H.J. Dien, S.T., M.Inf.Tech(Man), Kepala BPMP Sulut, menutup acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan pendidikan. “Kami dari BPMP siap mendukung program-program yang selaras dengan visi pendidikan nasional, termasuk pendampingan dan advokasi bagi sekolah dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan Prof Grevo Gerung, Staf Khusus Gubernur Bidang Perencanaan Pembangunan Dr Magdalena Wullur SE MM, MAO CMILT, Kepala Bappeda Provinsi Sulut Elvira Katuuk ST ME, Wakil Ketua DPRD Sulut, yang memberikan masukan berharga bagi penguatan sistem pendidikan di daerah.
“Mari terus bersinergi untuk pendidikan Sulawesi Utara yang lebih maju,” pungkas Febry, menutup acara secara resmi.
Konsolidasi Pendidikan Daerah, dibuka langsung DR Eko Susantu SE MSi Sekretaris Direktur Jenderal Paud Dasmen melalui Daring (zoom meeting). Peserta kegiatan terdiri dari unsur Bappeda Provinsi Sulut, Bapelitbang serta Dinas Pendidikan dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulut.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta dapat terus diperkuat guna meningkatkan mutu pendidikan di bumi Nyiur Melambai. (sonny dinar)













