Example floating
Example floating
Berita

Innovasi Kesehatan Diacungi Jempol, Festival Sulut Sehat 2025 Ditutup dengan Harapan Diperbesar Tahun Depan

545
×

Innovasi Kesehatan Diacungi Jempol, Festival Sulut Sehat 2025 Ditutup dengan Harapan Diperbesar Tahun Depan

Sebarkan artikel ini

Sukses Besar! Telah Layani Ribuan Warga dengan Berbagai pemeriksaan Kesehatan Gratis

MANADO, MSN
Festival Sulut Sehat 2025 yang berlangsung dari 10 hingga 12 September di Manado Town Square (Mantos) resmi ditutup secara simbolis oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (12/9/2025). Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Denny Mangala, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan festival yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur melalui perwakilannya menyatakan kegembiraannya atas antusiasme dan partisipasi tinggi dari seluruh pihak. Ia menekankan bahwa komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulut diwujudkan melalui aksi nyata seperti festival ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi, saya menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah terlibat. Layanan gratis yang diberikan semua stand ini luar biasa dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga mengungkapkan kebanggaannya karena komitmen Pemprov Sulut dalam inovasi pelayanan kesehatan, seperti yang ditampilkan dalam festival ini, bahkan telah mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat malam sebelumnya. Ia berharap inovasi-inovasi serupa dapat terus dikembangkan dan diikuti oleh lebih banyak rumah sakit dan institusi kesehatan di masa depan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut, dr. Rima Lolong, melaporkan bahwa festival yang mengusung tema “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara.

Tujuan festival, jelasnya, adalah untuk mempromosikan fasilitas kesehatan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, serta mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

“Festival ini bertujuan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meningkatkan pengetahuan tentang gaya hidup sehat, memperkenalkan berbagai instansi kesehatan di Sulut, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat,” terang dr. Rima.

Tercatat, peserta festival berasal dari Dinkesda Sulut, UPTD Dinas Kesehatan, rumah sakit pemerintah dan swasta, perusahaan farmasi, yayasan kesehatan, organisasi profesi, hingga BPJS Kesehatan. Berbagai agenda berhasil diselenggarakan, seperti talkshow kesehatan, lomba mewarnai untuk anak, lomba debat kesehatan pelajar SMA/SMK, serta hiburan musik kolintang.

dr. Rima menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta pameran, sponsor, dan pihak yang telah mendukung kesuksesan acara. “Saya berharap festival ini dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, serta berjanji untuk terus berkolaborasi memberikan layanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya.

Festival ditutup secara resmi dengan harapan dapat diselenggarakan lagi di tahun mendatang dengan skala yang lebih besar dan durasi yang lebih panjang, agar dapat menjangkau dan melayani lebih banyak masyarakat. (sonny dinar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *