MANADO, MSN
Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) tengah mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya fakultas tersebut untuk “go internasional”.
Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian Unsrat, Prof. Ir. Dedie Tooy, M.Si., Ph.D., melalui Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Ir. Gene Kapantow, MIKomp., M.Sc.
Menurut Dr. Gene Kapantow, saat ini ada empat program studi di lingkungan Fakultas Pertanian yang sedang dipersiapkan mengikuti akreditasi internasional dari ASIIN. Keempat prodi tersebut meliputi Kehutanan, Agroteknologi, Agribisnis, dan Teknologi Pangan.
“Tahapannya, pada tahun 2026 ini pengusulan pendaftaran untuk mengikuti akreditasi akan dikirim. Namun, nantinya akan dikoordinasikan terlebih dahulu di tingkat universitas, yakni Rektorat Unsrat,” jelasnya, Selasa (26/5/2026).
Ia menambahkan, tidak hanya Fakultas Pertanian, tetapi juga Fakultas Perikanan, Fakultas Teknik, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang turut serta dalam rencana akreditasi internasional ini. Unsrat akan mengusulkan sejumlah program studi ke ASIIN.
Sebagai informasi, ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) merupakan lembaga akreditasi internasional independen yang berbasis di Jerman. Lembaga ini memiliki reputasi tinggi di Eropa dan khusus memberikan sertifikasi bagi program studi di bidang sains, teknik, matematika, pertanian, serta biologi.
“ASIIN diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Jadi, jika suatu program studi terakreditasi ASIIN, maka statusnya diakui sebagai akreditasi internasional oleh Dikti,” pungkas Dr. Gene Kapantow. (sonny dinar)













