Example floating
Example floating
BeritaHeadlinePemerintahan

40 Rumah Rusak di Manado Akibat Angin Puting Beliung, Gubernur Sulut Warning Cuaca Ekstrem 2 Hari ke Depan

276
×

40 Rumah Rusak di Manado Akibat Angin Puting Beliung, Gubernur Sulut Warning Cuaca Ekstrem 2 Hari ke Depan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Yulius Selvanus didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Denny Mangala dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Adolf Tamengkel, Kepala Dinas Sosial Daerah Andra Mawuntu serta sejumlah pejabat terkait, memberikan keterangan pers, usai meninjau kondisi rumah yang rusak akibat angin puting beliung, di Mahakeret Timur.
Gubernur Yulius Selvanus didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Denny Mangala dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Adolf Tamengkel, Kepala Dinas Sosial Daerah Andra Mawuntu serta sejumlah pejabat terkait, memberikan keterangan pers, usai meninjau kondisi rumah yang rusak akibat angin puting beliung, di Mahakeret Timur.

 

MANADO MSN
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memastikan penanganan cepat usai angin puting beliung menerjang Kelurahan Mahakeret Timur, Kota Manado, Kamis (7/8/2025). Dalam konferensi pers usai meninjau lokasi, ia mengungkapkan 40 rumah mengalami kerusakan atap akibat angin kencang yang berasal dari laut.

Ia langsung menginstruksikan bantuan darurat dari Pemprov Sulut untuk warga terdampak. “Berdasarkan laporan tim, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Syukurnya hanya kerusakan material,” ujar Yulius.

Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dalam dua hari ke depan. “Kondisi cuaca belum stabil, diprediksi akan terjadi hujan disertai angin kencang. Kami harap masyarakat bersiap dan menghindari risiko bencana lanjutan,” tambahnya.

Peringatan ini disampaikan menyusul prakiraan Badan Meteorologi yang memprediksi potensi cuaca buruk di wilayah Sulut. Pemprov akan terus memantau perkembangan dan mengkoordinasikan penanganan dengan BPBD setempat.

“Kami berharap tidak ada korban tambahan. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi,” tegas Yulius menutup pernyataannya. (sonny dinar/*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *