MANADO, MSN
PT Pertamina Subholding Downstream telah merampungkan penyusunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi barunya. Salah satu nama yang bergabung dalam jajaran Komisaris adalah Wanti Waranei Franky Mamahit, seorang putra daerah Sulawesi Utara (Sulut).
Kehadiran Mamahit dianggap akan memperkaya perspektif dalam fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan. Pengangkatan ini juga mencerminkan komitmen perusahaan membentuk tim kepemimpinan yang profesional sekaligus representatif.
Subholding yang mengurusi bisnis pengolahan, logistik, dan niaga energi nasional ini menyatakan susunan baru ini sejalan dengan fokus transformasi, efisiensi rantai pasok, dan penguatan tata kelola. Langkah ini ditujukan untuk mendukung akselerasi transformasi digital, ketahanan pasokan BBM dan LPG, serta peningkatan kinerja komersial.

Pada tingkat eksekutif, Dewan Direksi (BoD) dikomandoi oleh Mars Ega Legowo Putra sebagai Direktur Utama, dengan Taufik Aditiyawarman sebagai Wakil Direktur Utama. Jajaran direksi lainnya mencakup bidang transformasi digital, operasi kilang, niaga, pemasaran, logistik, keuangan, manajemen risiko, dan sumber daya manusia.
Sementara di Dewan Komisaris (BoC), Sabar Yudo Suroso menjabat sebagai Komisaris Utama didampingi Agustina Arumsari sebagai Wakil Komisaris Utama. Dewan komisaris terdiri dari kombinasi komisaris profesional dan independen, termasuk di dalamnya Wanti Waranei Franky Mamahit, Panel Barus, Tina Talisa, serta komisaris independen seperti Sudung Situmorang dan Siti Zahra Aghnia.
Dengan struktur kepemimpinan yang telah lengkap ini, Subholding Downstream Pertamina berharap dapat meningkatkan keandalan operasi, memperkuat distribusi nasional, dan mengoptimalkan kinerja niaga dalam mendukung agenda transformasi energi nasional. (sonny dinar)













