MANADO, MSN
Esther Caesarina Rampengan, S.E., M.M., muncul sebagai kandidat kuat untuk menduduki posisi direksi di Bank SulutGo (BSG). Hal ini mencuat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa yang digelar hari ini di Kantor Pusat BSG.
Rapat, Selasa (10/2/2026), yang dipimpin oleh Pemegang Saham Pengendali, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TMI (Purn) Yulius Selvanus SE, ini menjadi sorotan seiring dengan berakhirnya periode Direksi BSG 2021-2026. Isu pergantian pengurus, baik komisaris maupun direksi, mengemuka dalam RUPS Luar Biasa tersebut. Dua posisi yang disebut berpeluang diisi adalah Direktur Kepatuhan dan Direktur Operasional.
Nama Esther, yang hadir dalam pertemuan itu, telah disebut-sebut sejak RUPS Tahun Buku 2024 pada April 2025 lalu. Bankir perempuan ini memiliki rekam jejak panjang di dunia perbankan, setelah mengabdi lebih dari tiga dekade di PT Bank Negara Indonesia (BNI). Posisi terakhirnya sebelum pensiun pada 1 Oktober 2025 adalah AVP Regional Business, Transaction & Digital Development Head Wilayah 11 Suluttengomalut.

Esther memulai karier di BNI sebagai Analis Kredit dan selama 31 tahun berpengalaman di berbagai unit, termasuk di cabang Palu dan Manado, serta sentra kredit di Jakarta dan Manado. Latar belakang operasionalnya mencakup wilayah kerja Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara.
Profil Singkat:
· Nama: Esther Caesarina Rampengan, S.E., M.M.
· TTL: Manado, 18 September 1969
· Pendidikan: SD RK X Manado, SMP Katolik Pax Christi Manado, SMA Katolik Rex Mundi Manado, Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, dan Magister Manajemen Universitas Sam Ratulangi.
· Karier: Berkarir penuh di BNI sejak awal hingga pensiun dengan jabatan terakhir AVP Wilayah 11.
Kehadirannya dalam RUPS dan profilnya yang mumpuni membuat Esther Rampengan menjadi figur yang dipertimbangkan untuk mengisi pos strategis di jajaran direksi BSG. (sonny dinar)













