Unsrat Dorong Mahasiswa Berwirausaha Melalui Program Pendanaan dan Inkubasi Bisnis
MANADO, MSN
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) secara aktif mendorong mahasiswanya untuk menjadi wirausahawan mandiri dan mengembangkan karir, tidak hanya berfokus pada menjadi Pegawai Negeri. Hal ini diwujudkan melalui program unggulan di bawah UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan.
Dr. Olivia S. Nelwan, Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unsrat, menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar mahasiswa memiliki usaha sendiri. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya terpaku pada menjadi PNS, tetapi juga mau dan mampu mengembangkan usaha,” ujarnya, di sela-sela pembukaan Sulut Expo, Senin (17/11/2025).
Program ini memadukan pendidikan teori dan praktik kewirausahaan secara langsung. Untuk mendukung hal tersebut, Unsrat menyediakan pendanaan bagi mahasiswa S1 yang mengajukan proposal usaha. Proposal yang diajukan akan melalui proses seleksi, dan pemenangnya berhak mendapatkan dana hibah. Pada tahun sebelumnya, total alokasi dana mencapai sekitar Rp5.000.000 per kelompok, yang terdiri dari komponen tunai dan peralatan. Setiap kelompok hanya dapat menerima pendanaan satu kali dalam satu semester.
Mahasiswa yang proposalnya lolos seleksi akan memasuki tahap inkubasi bisnis. Di dalam inkubator, mereka akan mendapatkan bimbingan praktis langsung dari para pelaku bisnis dan mitra universitas, seperti dari Mantos, Bursa Efek Jakarta, serta usaha-usaha besar lainnya.
Setelah menyelesaikan program, para lulusan didorong untuk mengembangkan usahanya di pusat-pusat usaha yang telah disiapkan pemerintah, seperti di kawasan Sunway, God Bless Park, Tondano, atau kawasan UMKM lainnya. Program ini terbuka untuk mahasiswa dari semua semester.
Program yang sebelumnya dikenal sebagai inkubator bisnis ini, kini telah menjadi unit resmi di bawah UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unsrat, menandakan komitmen universitas yang kuat dalam menciptakan wirausahawan-wirausahawan muda. (sonny dinar)













