MANADO, MSN
Seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) utusan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara (Sulut) yang bertugas pada peringatan HUT ke-80 RI telah dipastikan tiba dengan selamat di daerah asal masing-masing. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), memantau langsung proses kepulangan mereka.
Kepala Badan Kesbangpol Sulut, Johnny Alexander Suak, SE, MSi, menegaskan bahwa mekanisme penjemputan dan kepulangan merupakan tanggung jawab Kesbangpol kabupaten/kota, sesuai dengan ketetapan pemerintah daerah setempat.
“Proses penjemputan bagi 59 anak Paskibraka berjalan lancar. Mereka semua telah tiba di rumah dengan aman dan dijemput oleh perwakilan Kesbangpol dari daerah masing-masing,” jelas Johnny, Kamis (21/8/2025).
Terkait isu yang sempat viral mengenai penjemputan Paskibraka asal Talaud, Junior Diawang, Kesbangpol Sulut segera mengambil alih dan membelikan tiket kepulangan untuknya. Junior dijadwalkan pulang pada Jumat, 22 Agustus 2025.
“Prinsip kami, tidak boleh ada satu pun Paskibraka yang merasa terabaikan. Meski secara aturan merupakan kewenangan kabupaten/kota, kami turun tangan agar semuanya terselesaikan dengan baik,” tegas Johnny.
Dia juga mengklarifikasi bahwa meski program Paskibraka tingkat provinsi ditangani oleh Kesbangpol Sulut sejak 2023, anggaran untuk transportasi pulang-pergi peserta masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah asal. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota atau Bupati yang menetapkan peserta tersebut.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk menganggarkan biaya transportasi tersebut agar tidak terjadi lagi kendala serupa,” imbuhnya.
Johnny berharap mekanisme kepulangan dapat berjalan lebih mulus di masa mendatang. Yang terpenting, seluruh anggota Paskibraka dapat pulang dengan selamat dan membawa kebanggaan bagi daerahnya. (sonny dinar)













