MANADO, MSN
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Manado menggelar kegiatan sosialisasi terkait public speaking dan hospitality yang dihadiri oleh siswa-siswa terpilih, termasuk pengurus OSIS, anggota Paskibraka, serta duta siswa. Acara ini dikoordinir oleh Kepala SMAN 7 Manado, Dr. Willem Hanny Rawung, SS., M.Hum., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemateri, Jelly Walansendow, SE., S.ST.Par., M.Si., Dipl. Cidesco, yang merupakan ahli di bidang public speaking dan hospitality.
Dr. Willem mengenalkan Jelly Walansendow sebagai sosok yang memiliki pengalaman luas di bidang pendidikan, pariwisata, dan public speaking. Jelly, yang merupakan dosen di Universitas Katolik De La Salle Manado, telah lama berkecimpung dalam dunia pendidikan dan pariwisata. Beliau juga aktif sebagai pembina di berbagai asosiasi pariwisata, termasuk Asosiasi Desa Wisata Indonesia dan Indonesia Homestay Association. Selain itu, Jelly memiliki pengalaman sebagai MC, penyiar radio, dan pernah menjadi dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Manado serta SMK Familia dan SMK Xaverius.
Dalam materinya, Jelly membagikan tips tentang bagaimana menjadi pembicara yang profesional dan menampilkan diri dengan baik di depan publik. Ia juga menjelaskan pentingnya sikap, cara berpakaian, dan cara berbicara yang baik, terutama bagi siswa yang akan menjadi duta sekolah di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Jelly menekankan bahwa kemampuan public speaking dan hospitality sangat penting untuk menunjang karir dan kehidupan sosial di masa depan.
Acara ini dihadiri oleh siswa-siswa berprestasi, termasuk anggota Paskibraka yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan di tingkat kota. Dr. Willem juga menyampaikan bahwa siswa-siswa SMAN 7 Manado telah dibekali dengan pemahaman tentang bagaimana menjadi duta sekolah yang baik, baik dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Jelly Walansendow, yang memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun sebagai MC dan penyiar radio, juga membagikan pengalamannya dalam dunia pariwisata dan public speaking. Ia menekankan pentingnya mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum serta memahami etika dalam hospitality. Selain itu, Jelly juga memperkenalkan tradisi Minahasa dalam perawatan tubuh yang telah ia kembangkan melalui usaha spa tradisional miliknya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa-siswa SMAN 7 Manado, terutama dalam meningkatkan kemampuan public speaking dan hospitality mereka. Dengan materi yang langsung dipraktikkan, siswa diharapkan dapat lebih memahami dan mengaplikasikan ilmu yang diberikan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung oleh siswa, yang dipandu oleh Jelly Walansendow. “Apresiasi antusiasme siswa dan berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” pungkas Dr. Willem, Kamis 13 febuari 2025. (sd)













