Kotamobagu, MSN – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus bergerak cepat dalam merespons kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Pemkot bekerjasama dengan Perum Bulog Sub Divre Bolaang Mongondow menggelar operasi pasar dalam program **Gerakan Pangan Murah**, Rabu (16/7/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di depan Kantor Kelurahan Gogagoman ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kepala DKP Kotamobagu, Piter Suli, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menstabilkan pasokan sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan bagi warga.
“Iya, hari ini kami bersama Perum Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah Mandiri dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan,” ungkap Piter.
Sejumlah bahan pokok disediakan dalam kegiatan ini, antara lain 500 kilogram beras, 60 liter minyak goreng, serta 40 kilogram gula putih. Menurut Piter, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Untuk beras dijual Rp11.400 per kilogram, minyak goreng Rp17.500 per liter, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram,” jelasnya.
Program ini disambut hangat oleh masyarakat. Bahkan, kurang dari satu jam sejak dibuka, seluruh bahan pokok yang disiapkan ludes terjual.
“Antusias warga sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa program seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Piter.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah nyata Pemkot Kotamobagu dalam mengendalikan inflasi serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau. (endar yahya)













