Example floating
Example floating
Berita

MKKS SMK Papua Barat Studi Tiru ke Sulut, Pelajari Inovasi Pembelajaran SMK Kristen 2 Tomohon

1592
×

MKKS SMK Papua Barat Studi Tiru ke Sulut, Pelajari Inovasi Pembelajaran SMK Kristen 2 Tomohon

Sebarkan artikel ini

TOMOHON, MSN
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Provinsi Papua Barat melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke sejumlah SMK di Sulawesi Utara (Sulut). Rombongan yang dipimpin oleh Ketua MKKS SMK Papua Barat, Regina Wutoy, M.Pd., menyambangi SMK Kristen 2 Tomohon pada Senin (29/9/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung perkembangan dan program vokasi yang diterapkan di SMK-SMK unggulan Sulut, khususnya inovasi dalam sistem pembelajaran.

Di SMK Kristen 2 Tomohon, rombongan disambut hangat oleh Drs. Novri Sumampouw, selaku Kepala Sekolah dan juga Ketua MKKS SMK Sulut. Novri memaparkan sejumlah terobosan dalam proses belajar-mengajar di sekolahnya.

“Pembelajaran di sini mengarah ke empat model. Di samping pembelajaran praktek di bengkel, kami juga memiliki program pembelajaran masyarakat. Kami menyiapkan siswa kelas 11 selama dua bulan untuk tinggal dan berkontribusi di kelurahan, membantu masyarakat dalam rangka mendukung program ‘SMK Membangun Kelurahan’,” jelas Novri.

Lebih lanjut, Novri memperkenalkan sistem penilaian yang telah bergeser dari ujian tertulis konvensional. “Siswa kami tidak lagi melakukan ujian tertulis. Nilai ujian mereka diperoleh melalui presentasi atau wawancara. Di sini, kami fokus melatih soft skill dan public speaking mereka,” tambahnya.

Regina Wutoy, M.Pd., yang juga Kepala SMKN 2 Manokwari, mengungkapkan alasan dipilihnya Sulawesi Utara sebagai tujuan studi tiru. “Kami memilih Sulut karena melihat sistem pembelajaran di SMK sini sudah sangat baik dan selaras dengan harapan kurikulum nasional. Banyak catatan prestasi dari siswa SMK Kristen 2 Tomohon hingga tingkat nasional, mewakili Indonesia wilayah timur. Kami merasa perlu banyak belajar dan sharing praktik baik dari sekolah ini,” ujar Regina.

Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan program rutin tahunan, namun baru pertama kalinya dilakukan ke MKKS Sulawesi Utara. Rombongan terdiri dari 21 kepala sekolah dari 7 kabupaten di Papua Barat, yang sebagian besar baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Tomohon.

Regina juga menyentuh mengenai dana hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Barat. “Tahun ini, kami menerima alokasi dana sekitar Rp 450 miliar untuk program peningkatan mutu, termasuk persiapan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional dan program magang guru dan siswa ke Jepang yang hingga saat ini belum terealisasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Recky A.D. Risamasu, S.Sos., yang turut dalam rombongan, menegaskan tujuan jangka panjang dari kunjungan ini.

“Tujuan kami adalah agar masing-masing kepala sekolah dapat membawa pulang ilmu untuk pengembangan sekolah mereka. Kami berharap setelah ini terjadi perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Papua Barat,” kata Recky.

Selain ke SMK Kristen 2 Tomohon, rombongan MKKS SMK Papua Barat juga mengunjungi SMKN PP Kalasey, SMKN 2 Manado, dan SMKN 3 Manado untuk melihat secara langsung keunggulan dan spesialisasi dari masing-masing sekolah vokasi tersebut.

Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi pemantik kolaborasi dan lompatan kemajuan bagi pendidikan vokasi di Papua Barat, dengan mencontoh praktik-praktik terbaik yang telah sukses diterapkan di Sulawesi Utara. (sonny dinar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *