MANADO, MSN
Sivitas akademika Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) menyuarakan semangat kemajuan dan persatuan untuk memperkuat institusi yang berfokus pada pengembangan mahasiswa unggul, siap kerja, serta adaptif terhadap kebutuhan pembangunan.
Sejumlah guru besar UNSRAT, yakni Prof. Massie, Prof. Taroreh, Prof. Pinaria, Prof. Tooy, dan Prof. Rengkung, menegaskan bahwa kolaborasi serta sinergi seluruh elemen kampus menjadi faktor kunci dalam melahirkan lulusan yang kompeten dan mampu berkontribusi nyata bagi Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.

Semangat ini selaras dengan filosofi pahlawan nasional Sam Ratulangi, “Sitou Timou Tumou Tou”, yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain. Nilai tersebut menekankan pentingnya pengembangan kualitas diri sekaligus memberikan dampak positif bagi sesama.
Para akademisi menyambut baik langkah-langkah yang diambil Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie beserta jajarannya. Mereka terus menggelorakan nilai-nilai Sam Ratulangi sebagai landasan membangun UNSRAT yang semakin unggul, berdaya saing, dan berdampak bagi masyarakat. (sonny dinar)













