Example floating
Example floating
BeritaEdukasiHeadline

Faperta Unsrat Gelar Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE untuk Tingkatkan Kualitas dan Akreditasi

563
×

Faperta Unsrat Gelar Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE untuk Tingkatkan Kualitas dan Akreditasi

Sebarkan artikel ini
Sesi Pembukaan acara oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik & Kerjasama, Dr. Ir. Gene Η Kapantow, MSc, MITP. Nampak suasana Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE yang terstruktur dan akuntabel Prodi Teknik Pertanian.
Sesi Pembukaan acara oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik & Kerjasama, Dr. Ir. Gene Η Kapantow, MSc, MITP. Nampak suasana Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE yang terstruktur dan akuntabel Prodi Teknik Pertanian.

MANADO, MSN
Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melalui Program Studi Teknik Pertanian menggelar workshop evaluasi dan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/1/2026) ini menghadirkan Dr. Ir. Esry Laoh, M.S. sebagai pembicara dan diselenggarakan oleh Tim Gugus Mutu Prodi Teknik Pertanian. Terlihat, esi Pembukaan acara oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik & Kerjasama, Dr. Ir. Gene Η Kapantow, MSc, MITP..

Workshop ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan akreditasi nasional maupun internasional. Ketua Tim Gugus Mutu Prodi Teknik Pertanian yang juga Ketua gugus mutu prodi Teknik Pertanian Unsrat, Dr Herry Frits Pinarik menjelaskan bahwa penyusunan RPS yang sistematis dan akuntabel berbasis OBE menjadi syarat utama. “RPS harus bisa menjawab capaian pembelajaran dan tujuan untuk dunia kerja mahasiswa. Ini akan menjadi standar penyusunan bahan kuliah dan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujarnya.

Ditekankan pula bahwa Faperta Unsrat telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 2018, yang mewajibkan evaluasi RPS setiap awal semester. Penyusunan RPS berbasis OBE ini juga menjadi fondasi untuk mengembalikan capaian akreditasi “Unggul” dari BAN-PT yang sebelumnya pernah diraih sebelum masa pandemi.

Upaya ini bagian dari komitmen berkelanjutan Prodi S1 Teknik Pertanian untuk terus berbenah dalam hal kuantitas dan kualitas. Prodi yang memiliki 359 mahasiswa aktif dan 15 dosen tersebut baru saja menyelesaikan penyusunan dokumen serta menghadapi visitasi auditor untuk standar ISO 21001:2018 pada akhir 2025 hingga awal Januari 2026, bersama tujuh program studi lain di lingkungan Faperta.

Dengan mengawali tahun perkuliahan 2026 melalui workshop ini, Prodi Teknik Pertanian bertekad meningkatkan kualitas pembelajaran sebagai bekal menuju daya saing perguruan tinggi yang lebih baik. (sonny dinar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *