PINELENG, MSN
Kegiatan peningkatan kompetensi guru jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Gelombang 2 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berakhir. Acara berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Pineleng, Minahasa, pada Rabu (7/5/2025).
Kepala BPMP Sulut, Febry H.J. Dien, ST, M.Inf.Tech, hadir memberikan penguatan, motivasi, dan materi kepada peserta. Dalam sambutannya, Febry menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan yang direncanakan sejak tahun sebelumnya. “Ini bukan kegiatan spontan, melainkan hasil perencanaan berbasis data untuk meningkatkan kapasitas pendidik,” ujarnya.
Febry juga menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen perubahan di sekolah. “Guru harus berani mengambil inisiatif dan tidak takut berbuat salah. Yang terpenting adalah dampaknya terhadap siswa,” tegasnya. Ia berharap pelatihan ini dapat memicu peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan guru dari berbagai sekolah di Sulut. Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu *in-house training* di BPMP selama tiga hari dan *on-the-job training* di sekolah dengan pendampingan asesor. Hasil pretest dan posttest peserta telah dilaporkan kepada Gubernur Sulut sebagai bahan evaluasi.
Febry menutup acara dengan pesan motivasi: “Semangat pagi! Walaupun sekarang sore, tetap semangat pagi! Tuhan memberkati kita semua. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi pendidikan di Sulut menuju lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Dikda Sulut Dr Femmy Suluh melalui Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Debby Mamangkey, SPd, MPd. dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan selama tiga hari. “Kita bersyukur tidak ada insiden kesehatan seperti tahun sebelumnya. Peserta pulang dengan selamat dan ilmu baru,” ujarnya. Ia juga memohon maaf atas ketidakhadiran Kadis Pendidikan Sulut yang tengah mendampingi pelantikan Bunda PAUD di Kantor Gubernur.
Debby menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui perubahan Raport Pendidikan. “Jangan malu jika belum paham. Yang penting kita mulai dan perbaiki bersama. Nanti akan ada pendampingan bedah Raport Pendidikan di kabupaten/kota,” jelasnya. Ia berharap pelatihan ini berdampak pada peningkatan capaian sekolah.
Ia menambahkan, guru harus adaptif terhadap perubahan zaman. “Dulu kita pakai mesin ketik, sekarang era AI. Guru harus dinamis dan jadi penggerak di sekolah,” pesannya.
Hadir dalam acara penutupan ini perwakilan dari Dinas Pendidikan Sulut, yakni Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Debby Mamangkay, SPd, MPd, serta Ketua Tim Transformasi Pendidikan BPMP Sulut, Stevi Mononimbar. (sonny dinar)













