
Amurang, MSN
Pemerintah Desa Tumani Utara Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya.
Salah satunya, atasi genangan air dengan membangun drainase di tengah perkampungan yang berada di Jaga Satu. Tepatnya di persawahan Desa Tumani Utara dengan volume pekerjaan 52 Meter dengan biaya Rp. 60.300.000 bersumber dari Dana Desa Tahun 2025.

Hukum tua (Kumtua) Andrew Kawengian S.Pd mengatakan bahwa, pembangunan drainase menggunakan anggaran dana desa (DD) Tahun 2025 sekitar kurang lebih Rp.60.300.000.
“Memang kami dulukan pembangunan drainase karena musim penghujan,” ujarnya.
Dia menyebut, pembangunan drainase bisa menyelesaikan dua persoalan di desanya. Pertama, untuk kelancaran saluran air di permukiman penduduk serta melancarkan air di daerah persawahan.
“Memang saluran pembuangannya kurang bagus. Sehingga perlu dibangun drainase,” bebernya.

Lebih lanjut, Kawengian menyampaikan bahwa, pembangunan saluran air ini bertujuan untuk mencegah adanya genangan air ketika waktu musim hujan tiba. Sehingga lingkungan bisa bersih dan jauh dari penyakit. Dirinya berharap saat infrastruktur telah berbangun nanti, masyarakat bisa ikut berpartisipasi untuk selalu menjaga dan merawat dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, terutama di dalam saluran air.
Pembangunan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Sehingga, kualitas hidup masyarakat bisa meningkat.
“Kami berharap program pembangunan yang ada nanti bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.
Hadir dalam acara peletakan batu pertama yakni, Camat Maesaan, Kapolsek Tompasobaru, Pendamping Desa, dan Pemdes Tumani Utara.(dav)













