Example floating
Example floating
Kotamobagu

Dorong Transformasi Digital, Wakil Wali Kota Kotamobagu Ikuti Capacity Building TP2DD di Semarang

239
×

Dorong Transformasi Digital, Wakil Wali Kota Kotamobagu Ikuti Capacity Building TP2DD di Semarang

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU, MSN — Pemerintah Kota Kotamobagu terus memperkuat langkah transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, dalam kegiatan Studi Banding dan Capacity Building High Level Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sulawesi Utara Tahun 2025, yang digelar di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (15/10/2025).

Wakil Wali Kota Kotamobagu dalam kegiatan tersebut didampingi Asisten III Pemkot Kotamobagu, Moch. Agung Adati. Menurut Adati, kegiatan ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan TP2DD Sulawesi Utara, sebagai upaya mendorong optimalisasi implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui adopsi praktik terbaik (best practices) dari daerah lain.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi penerapan elektronifikasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah di Sulawesi Utara, dengan mempelajari praktik terbaik yang telah diterapkan di Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang,” jelas Adati.

Selain capacity building, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan studi implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang, serta studi elektronifikasi pada destinasi pariwisata super prioritas di wilayah Magelang.

“Kami ingin melihat dan mempelajari secara langsung implementasi sistem pembayaran melalui berbagai kanal pembayaran, termasuk solusi dalam mengubah transaksi pendapatan maupun belanja pemerintah dari sistem tunai menjadi non-tunai,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Wali Kota Kotamobagu dalam forum strategis ini menegaskan komitmen Pemkot Kotamobagu dalam mendukung digitalisasi sistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy S. Kumendong, para pimpinan daerah se-Sulawesi Utara, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, serta para kepala Bapenda, BPKAD, dan BPKPD kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara. (endar yahya)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *