MANADO, MSN
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Workshop Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) di Luwansa Hotel & Convention Center Manado, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang mengusung penguatan kapasitas keluarga ini dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, dan dihadiri oleh para kader PKK, mitra kerja, serta pemangku kepentingan terkait.
Acara yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan aksi nyata dalam menciptakan keluarga yang sehat, siaga bencana, dan berdaya ini menghadirkan beragam agenda strategis. Dasar pelaksanaan kegiatan merujuk pada sejumlah regulasi, antara lain Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK, Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, serta Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045.
Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Sulut, Dr. Ivonne D. Marthen Bentelu, M.Kes, dalam pemaparannya Kebijakan serta Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana.
Ketua Pokja IV TP PKK Sulut, Dr. Mala Pontoh Mailangkay, M.Kes, kemudian memaparkan secara rinci program kerja Pokja IV berdasarkan Permendagri Nomor 36 Tahun 2020. Cakupan program meliputi pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penurunan angka kematian ibu dan bayi, pencegahan stunting, keluarga sadar gizi, deteksi dini kanker pada perempuan, serta pembinaan lingkungan hidup dan perencanaan keuangan keluarga.
Sesi praktis turut diisi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Manado yang memberikan materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai bekal tanggap darurat bagi keluarga.
Sementara itu, Wakil Ketua Pokja IV, Prof. Dr. Grace Pangemanan Kandou, M.Kes, memandu penetapan lokus kegiatan usulan GKSTTB se-Provinsi Sulut, yang akan menjadi fokus intervensi program ke depan. Materi penetapan lokus (lokasi fokus) kegiatan usulan GKSTTB tingkat Provinsi merupakan panduan strategis dalam menentukan wilayah prioritas intervensi program PKK Pokja IV untuk periode berkelanjutan (misalnya 2025-2029).
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini ditutup oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulut, Novita Lumintang.
Dalam workshop tersebut, TP PKK Sulut juga memperkenalkan sembilan program unggulan GKSTTB, yaitu: Peduli Stunting, Menuju PHBS, Peduli Kesehatan Keluarga, Siaga Kebakaran Lingkungan, Mitigasi Bencana Alam, Peduli Lingkungan, Menuju Keluarga Sehat Berkualitas, Menuju Keuangan Sehat, serta Mewujudkan Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur. Rangkaian kegiatan Pokja IV sepanjang tahun 2026 pun dijabarkan, antara lain penilaian lomba stunting di 15 kabupaten/kota, pembekalan Duta Stunting, lomba PHBS, sosialisasi kanker dan imunisasi HPV, hingga penyerahan bantuan KUBE, kursi roda, dan MCK. (son/**)













