MANADO, MSN
Ketua Umum (Ketum) Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen
(BAMAG LKK) Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Yudi Tunari, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) atas respons positif Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE yang memberikan dispensasi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk hadir dalam Ibadah Paskah Nasional.
“Langkah ini memungkinkan para ASN dan P3K untuk turut memeriahkan serta menyemarakkan ibadah Paskah Nasional,” ujar Pdt. Yudi.
Senada dengan itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut, Pdt. Lucky Rumopa, berharap agar langkah Gubernur Sulut diikuti oleh seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara. Menurutnya, para kepala daerah bersama ASN dan P3K yang telah mendapat dispensasi sebaiknya hadir. Selain itu, ia juga mendorong civitas akademika universitas negeri dan swasta, serta jajaran SKPD dan kantor kementerian di Sulut untuk turut hadir bersama umat Kristen dari berbagai gereja.
“Ini momentum yang amat baik. Terlebih panitia mengusung tema yang mendorong kerukunan, toleransi, dan perdamaian. Ibadah ini akan mempertegas Sulut sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia,” kata Pdt. Lucky.
Ia menambahkan, kehadiran Menteri Agama RI serta Utusan Khusus Presiden RI, Bapak Hasyim, menjadikan kegiatan ini sangat strategis di tengah kondisi bangsa dan dunia saat ini. “Panitia pelaksana sudah bekerja keras, dan saya memonitor bahwa sinode, majelis daerah, telah mendukung dan mengarahkan jemaat untuk hadir dalam perayaan Paskah Nasional,” pungkasnya. (sonny dinar)













