TOMOHON, MSN
Cabang Dinas Pendidikan Tomohon Minahasa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Pengawas Sekolah dan Kepala SMA, SMK, serta SLB se-wilayah kerja, Rabu (4/2). Rakor yang berlangsung di SMAS Kristen 1 Tomohon ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas, Koordinator Pengawas, serta perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tomohon Minahasa, Fredi Kumeang, S.Pd., menyampaikan sejumlah instruksi dan penekanan penting Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr Femmy Suluh.
Pertama soal penuntasan administrasi dana BOS. “Kepala Dinas meminta segera menyelesaikan pengajuan administrasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2026. Keterlambatan dapat menghambat penyaluran dana. Seluruh kepala sekolah juga diperingatkan untuk memperketat dan memperbaiki kualitas pelaporan keuangan BOS, mengingat akan ada pemeriksaan yang lebih intensif,” kata Kumeang.
Kedua soal akuntabilitas bantuan studi. Sekolah penerima bantuan studi pemerintah, sekecil apa pun nominalnya, wajib membuat laporan pertanggungjawaban (SPJ) dan kuitansi yang lengkap. Laporan harus disampaikan tepat waktu dan tidak boleh diabaikan.
Ketiga, berdasarkan instruksi Presiden dan Gubernur, seluruh sekolah harus melaksanakan gerakan kebersihan selama 30 menit setiap hari seusai apel pagi. Kegiatan ini wajib dipimpin langsung oleh kepala sekolah dan melibatkan seluruh guru serta siswa untuk membersihkan lingkungan dalam dan luar sekolah, termasuk selokan dan toilet. Setiap satuan pendidikan juga harus menyediakan tempat sampah yang memadai.
Keempat, sekolah didorong untuk berkreasi memanfaatkan lahan dengan membuat kebun produktif (“dapur hidup”), taman bunga, atau menanam pohon buah. Program ini bertujuan meningkatkan nilai guna lahan serta keasrian lingkungan satuan pendidikan.
“Terakhir, administrasi dan kehadiran guru penerima tunjangan sertifikasi akan menjadi fokus pemantauan. Kepala sekolah harus secara ketat memeriksa bukti fisik administrasi mengajar, seperti persiapan mengajar dan jurnal harian. Pemeriksaan langsung oleh jajaran Cabang Dinas akan dilakukan untuk memastikan kepatuhan,” jelasnya.
Rapat juga membahas program kerja MKKS serta mekanisme koordinasi rutin tiga bulanan antara Cabang Dinas dan para kepala sekolah. Rakor ini bertujuan menyelaraskan kebijakan dan meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di wilayah Tomohon.
Diketahui, rakor hadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tomohon Minahasa Fredi Kumeang SPd dan Koordinator Pengawas Machson Kantale, S.Pd., M.Pd, Ketua MKKS Sulut Nouvri Sumampouw, Sekretaris MKKS Sulut Herni Onibala dan Kepala SMAS Kristen 1 Tomohon Ferli JW Rau, selaku tuan rumah. (sonny dinar)













