Example floating
Example floating
BeritaEdukasiHeadline

Fakultas Teknik Unsrat Buka Program Studi Teknik Pertambangan Pertama di Sulut

21
×

Fakultas Teknik Unsrat Buka Program Studi Teknik Pertambangan Pertama di Sulut

Sebarkan artikel ini

MANADO, MSN
Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) membuka Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan, untuk tahun ajaran 2026-2027. Prodi yang berada di bawah Jurusan Teknik Sipil ini menjadi yang pertama di Sulawesi Utara (Sulut).

Hal tersebut diungkapkan oleh Dekan Fakultas Teknik Unsrat, Prof. Dr. Eng. Ir. Liany Amelia Hendratta, M.Si, melalui Wakil Dekan 1 Bidang Akademik, Dr. Ir. Judy O Waani, ST, MT. Menurutnya, prodi baru ini akan mulai menerima angkatan pertama pada tahun ajaran mendatang.

“Ya, itu yang baru akan menerima angkatan pertama. Ini prodi Teknik Pertambangan. Selama ini belum ada di Sulut, sehingga animo masyarakat sangat tinggi,” ujar Dr. Ir. Judy O Waani ST MT, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa tingginya minat calon mahasiswa terhadap prodi Teknik Pertambangan tidak lepas dari banyaknya perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Sulut. Kehadiran sarjana pertambangan dinilai sangat dibutuhkan, termasuk oleh perusahaan-perusahaan tambang skala kecil.

“Karena di daerah kita banyak tambang, maka sarjana pertambangan diperlukan. Sekarang banyak perusahaan, termasuk perusahaan-perusahaan kecil di sektor pertambangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, terkait kurikulum, prodi Teknik Pertambangan akan menekankan pada teori sebesar 60-70 persen dan praktik 30-40 persen. Hal ini berbeda dengan model pendidikan vokasi yang lebih mengutamakan praktik hingga 70 persen.

“Mahasiswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan tambang, tetapi juga aspek kimia dan fisika dari pertambangan,” jelasnya.

Kaprodi Teknik Pertambangan dijabat oleh Alpha Sarayar. Saat ini, Jurusan Teknik Sipil Unsrat menaungi tiga prodi, yaitu Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, dan Teknik Pertambangan. Pihak fakultas masih membuka kemungkinan untuk menambah prodi lain di kemudian hari.

Soal jumlah pendaftar, pihak fakultas masih menunggu data resmi dari Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) Unsrat. Namun, berdasarkan informasi awal, animo terhadap prodi Teknik Pertambangan tergolong paling tinggi di lingkungan Fakultas Teknik.

Dibukanya prodi ini juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan tenaga kerja profesional di bidang pertambangan, mengingat selama ini banyak perusahaan tambang yang masih mendatangkan tenaga kerja dari luar negeri, misalnya dari China.

“Kehadiran sarjana-sarjana tambang dari Unsrat diharapkan mampu mengisi kebutuhan tersebut,” pungkasnya. (sonny dinar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *